Selasa, 15 Desember 2009

नीली JAWABAN UAS FISIKA XII SEMESTER GANJIL 2009/2010

DELAPAN BESAR YANG MENDUDUKI NILAI UAS TERTINGGI
1. IIS KURNIAWATI
2. SITI MASRIFAH
3. LENA MAHDALENA
4. LAELA BADRIAH
5. YANTI MARDIANTI
6. IRMA NURHALIMAH
7. EROS ROSITA
8. LIA MUSTIKA

Catatan :
*) nialai d atas bukan merupakan peringkat nilai akhir
**) yang namanya tdk d sebutkan d atas diharapkan menemui bpk pd hri sabtu sepulang ujian.
***) bagi yang merasa mempunyai alfa lbih dri tiga harus menemui bpk pling lambat hari senin untuk menerima tugas tambahan...




BERAPA NILAI KALIAN
1.C 11.D 21.B
2.A 12.B 22.E
3.E 13.D 23.D
4.B 14.E 24.A
5.A 15.C 25.B
6.C 16.B 26.D
7.B 17.C 27.C
8.D 18.E 28.A
9.D 19.D 29.C
10.B 20.A 30.B
skor PG = jumlah benar x 2 ................................... 60
ESAI...
31. dik : y=0,20 sin 0,4π(60-x) ..................... 2
Jawab :
a. Amplitudo = o,20 cm ................................. 6
W = 0,40π.60
W = 2πf
2πf = 24π
f = 12 Hz
T= 1/f
T= 1/12
b. k = 0,4 π ................................................... 6
k = 2π/α
0,40π = 2π/α
α = 2/0,40 = 5 cm
V= f.α
V= 12.5
V= 60 cm/s=0,6 m/s
c. Ø = Δx/α = 15-10/2 = 5/2 = 2,5 ................................ 3

32. dik : v = 340 m/s fs= 2000 Hz vs = 20 m/s v0 = 0 .... 2
Jawab :
a. Kereta mendekati stasiun ........................ 5
fp = (v-vp)/(v-vs).fs = (340-0)/(340-20).2000 = 340/320.2000 = 2125 Hz

b. Kereta menjauhi stasiun ........................ 6
fp = (v-vp)/(v+vs).fs =(340-0)/(340+20).2000 = 340/360. 2000 = 1889 Hz

33. dik : i1 = i2 = 3 Ampere .......................... 2
a1 = 0,1 m a2 = 0,4 m
jawab :
B1 = (µ0i1)/2πa1 = (4π x 10-7.3)/(2π.0,1) = 6 x 10 -6 Wb/m2 .... 3
B2 = (µ0i2)/2πa2 = (4π x 10-7.3)/(2π.0,4) = 1,5 x 10 -6 Wb/m2 .... 3
Bt = B1+ B2 = 6 x 10 -6 + 1,5 x 10 -6 = 7,5 x 10-6 Wb/m2 ..... 2

SKOR TOTAL .................. 100
NILAI JUMLAH SKOR DIBAGI 10.

Senin, 14 Desember 2009

Pembiasan



pembiasan terjadi saat berkas cahaya melewati bidang batas dua medium bening yang berbeda indeks biasnya, misalnya bidang batas antara udara dan air. Setelah di dalam air, cahaya akan merambat lurus membentuk sudut yang besarnya tertentu terhadap garis normal bidang batas dua medium tersebut. Jadi, pembiasan berlangsung sekali saja. Saat Anda melihat ikan dalam akuarium cahaya mengalami dua kali pembiasan. Pertama saat cahaya melewati bidang batas antara air dan kaca akuarium, kedua saat cahaya melewati bidang batas antara kaca akuarium dan udara. Seperti telah Anda ketahui kita melihat ikan berarti cahaya merambat (tepatnya memantul) dari badan ikan ke mata kita. Marilah kita pelajari pembiasan pada dua bidang batas ini dengan meninjau pembiasan pada kaca plan paralel (balok kaca) dan prisma.

A. Pembiasan Pada Kaca Plan Paralel
Kaca plan paralel atau balok kaca adalah keping kaca tiga dimensi yang kedua sisinya dibuat sejajar.

Persamaan pergeseran sinar pada balok kaca.
t= d sin (i-r)/cos r

dengan
d = tebal balok kaca, (cm)
i = sudut datang, (°)
r = sudut bias, (°)
t = pergeseran cahaya, (cm)
sebaiknya anda jawab
Berapa besar pergeseran sinar yang terjadi bila seberkas sinar mendatangi balok kaca yang tebalnya 8 cm (nk = 1,5) dengan sudut datang 40°?

B. Pembiasan Pada Prisma
Seperti balok kaca, prisma juga merupakan benda bening yang terbuat dari kaca. Bentuknya bermacam-macam, diantaranya seperti terlihat pada Gambar 13 di bawah. Kegunaannya antara lain untuk mengarahkan berkas sinar, mengubah dan membalik letak bayangan serta menguraikan cahaya putih menjadi warna spektrum (warna pelangi).

Berkas cahaya yang memasuki prisma dengan sudut datang tertentu akan dibiaskan dua kali. Pertama saat memasuki prisma dari udara, kedua saat keluar dari dalam prisma.

Pada pembiasan pertama berkas sinar datang dibiaskan mendekati normal, sedangkan pada pembiasan kedua berkas sinar dibiaskan menjauhi normal. Seperti telah Anda ketahui ini terjadi karena indeks bias prisma lebih besar dari indeks bias udara atau n2> n1.
Pesamaan sudut pembias prisma
b = r1+i2
dengan
b = sudut puncak atau sudut pembias prisma
r1 = sudut bias saat berkas sinar memasuki bidang batas pertama
i2 = sudut datang saat berkas sinar memasuki bidang batas kedua (berkas sinar di dalam
prisma)

Perhatikan segi tiga EBC pada gambar di atas!
EBC = i1– r1
ECB = r2– i2
BEC = 180° – EBC – ECB
= 180° – (i1– r1) – (r2– i2)

C. Sudut Deviasi
Sudut deviasi adalah sudut yang dibentuk oleh perpanjangan berkas sinar datang dan berkas sinar yang keluar dari prisma seperti tampak pada gambar 14 di atas.

Besar sudut deviasi D sesuai gambar 14 adalah
D = 180° – BEC
= 180° – {180° – (i1 – r1) – (r2– i2)}
= (i1 + r2) – (r1 + i2)

Di atas telah didapatkan bahwa b = r1 + i2, sehingga

Persamaan sudut deviasi prisma
D = (i1+r2)-b
dengan
D = sudut deviasi
i1 = sudut datang pada bidang batas pertama
r2 = sudut bias pada bidang batas kedua berkas sinar keluar dari prisma
b(beta) = sudut puncak atau sudut pembias prisma

Bagaimana, mudah saja, bukan? Coba Anda baca kembali penurunan dua persamaan prisma di atas sampai Anda yakin, Anda telah memahaminya.

Contoh:
Sebuah prisma mempunyai sudut pembias 60° terbuat dari kaca yang indeks biasnya 1,50. Seberkas sinar datang pada salah satu bidang sisi prisma dengan sudut datang 30°. Berapakah besar sudut deviasinya?

Penyelesaian:
Diketahui : i1 = 30°
b = 60°
np = n2 = 1,50
Ditanya : D = ?

Jawab:
Tentukan terlebih dahulu sudut bias pada bidang batas pertama r1 menggunakan hukum Snellius,
n1 sin i1 = n2 sin r1 atau sin r1 = sin i1
= sin 30° x
= 0,5 x= 0,33

dengan kalkulator kita dapat besar r1 = inv sin 0,33 = 19,2°. Langkah berikutnya kita cari besar i2 dengan menggunakan persamaan sudut pembias prisma,

b = r1 + i2

60° = 19,2° + i2

i2 = 40.8°

Selanjutnya kita cari besar r2. Kembali kita gunakan hukum Snellius,

n2 sin i2 = n1 sin r2
sin r1 = sin i2

= sin 40,8° x
= 0,65 x 1,5
= 0,975

didapat besar r2 = 77,16°. Sekarang baru dapat ditentukan besar sudut deviasi, yakni
D = (i1 + r2) – b
= (30° + 77,16) – 60°
= 47,16°

Jadi sudut deviasi sinar adalah 47,16°.

ARTHROPODA

ARTHROPODA
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan Anda dapat:
1) menjelaskan ciri-ciri tubuh Arthropoda,
2) mengelompokkan Arthropoda berdasarkan struktur tubuhnya,
3) menjelaskan perbedaan ciri-ciri tubuh kelas Arachnida, Myriapoda,
Crustaceae dan Insecta,
4) menjelaskan peranan Arthropoda dalam kehidupan manusia.
Setelah Anda mempelajari modul tentang Porifera, Coelentarata,
Platyhelminthes, Nemathelmintes, dan Annelida, maka sekarang marilah
kita pelajari hewan invertebrata lainnya yaitu tentang Arthopoda.
Apakah Arthropoda?
Kata Arthropoda dari bahasa Yunani yaitu Arthros berarti sendi (ruas) dan podos
berarti kaki. Jadi Arthropoda adalah hewan yang mempunyai kaki bersendi-sendi
(beruas-ruas). Hewan ini banyak ditemukan di darat, air tawar, dan laut, serta di
dalam tanah. Hewan ini juga merupakan hewan yang paling banyak jenis atau macam
spesiesnya, lebih kurang 75% dari jumlah keseluruhan spesies hewan di dunia yang
telah diketahui. Baiklah mari kita awali dengan mempelajari ciri-ciri Arthropoda.
A. Ciri-ciri Arthropoda
Ciri-ciri Arthropoda adalah sebagai berikut:
- Tubuh beruas-ruas terdiri atas kepala (caput), dada (toraks) dan perut
(abdomen).
- Bentuk tubuh bilateral simetris, triploblastik, terlindung oleh rangka luar dari
kitin.
- Alat pencernaan sempurna, pada mulut terdapat rahang lateral yang beradaptasi
untuk mengunyah dan mengisap. Anus terdapat di bagian ujung tubuh.
- Sistem peredaran darah terbuka dengan jantung terletak di daerah dorsal
(punggung) rongga tubuh.
- Sistem pernafasan:
Arthropoda yang hidup di air bernafas dengan insang, sedangkan yang hidup
di darat bernafas dengan paru-paru buku atau permukaan kulit dan trakea.
- Sistem saraf berupa tanggal tali. Ganglion otak berhubungan dengan alat
indera.
- Arthropoda memiliki alat indera seperti antena yang berfungsi sebagai alat
peraba, mata tunggal (ocellus) dan mata majemuk (facet), organ pendengaran
6
(pada insecta) dan statocyst (alat keseimbangan) pada Curstacea.
- Alat eksresi berupa coxal atau kelenjar hijau, saluran Malpighi.
- Alat reproduksi, biasanya terpisah. Fertilisasi kebanyakan internal (di dalam
tubuh)
B. Klasifikasi (penggolongan) Arthoproda
Berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya, Arthropoda dikelompokkan menjadi 4 kelas,
yaitu:
1. Kelas Crustacea (golongan udang).
2. Kelas Arachnida (golongan kalajengking dan laba-laba).
3. Kelas Myriapoda (golongan luwing).
4. Kelas Insecta (serangga)
Untuk dapat memahami klasifikasi Arthropoda secara menyeluruh, perhatikan
bagan berikut ini.
BAGAN KLASIFIKASI ARTHROPODA
Terdiri atas 4 kelas
MYRIAPODA INSECTA
CHILOPODA
contoh: Kelabang
DIPLOPODA
contoh: Kaki seribu
ARACHNIDA
ORDO:
1. SCORPIONIDA
contoh: Kalajengking
2. ARACHNOIDEA
contoh: laba-laba
3. ACARINA
contoh: Tungo
CRUSTACEA
ENTO
MOSTRAKA
ORDO:
1. BRANCHIOPODA
contoh: Daphnia pulex
2. OSTRACODA
contoh: Codona suburbana
3. COPEPODA
contoh: Cyclops
4. CIRRIPEDIA
contoh: Sacculina
MALACOSTRAKA
ORDO:
1. ISOPODA
contoh: Oniscus asellus
2. STOMATOPODA
contoh: Squila empusa
3. DECAPODA
contoh: Udang, Kepiting
1 2 3 4

Selasa, 08 Desember 2009

Soal UAS Ganjil Fisika XII 2008/2009

1. definisi gelombang adalah..
a. rambatan energi
b. rambatan titik materi
c. medium yang bergetar
d. amplitude yang berubah-rubah
e. arah rambatanya tagak lurus denagan arah getaran
jawab : a

2.berikut ini adalah gelombang pada tali, jika panjang tali 50 cm, maka maka panjang besar gelombangnya adalah..
a. 20 cm
b. 25 cm
c. 50 cm
d. 75 cm
e. 100 cm

3. dua gabus A dan B berada diatas puncak gelombang air alut. Antara A dan B terdapat dua bukit gelombang. Jika jarak A dn B adalah 150 meter dan waktu yang di tempuh dari A ke B 30 sekon. Maka besar cepat rambat gelombang pada air laut adalah.
a. 5 m/s
b. 10 m/s
c. 15 ms
d. 20 m/s
e. 30 m/s
Jawab : a

4. sebuah gelombang berjalan memenuhi persamaan Y=5 sin π (50t-5x), x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Nilai panjang gelombangnya adalah..
5 cm
10 cm
25 cm
40 cm
50 cm
Jawab : d

5. sebuah gelombang stasioner memenuhi persamaan Y=2 sin 4πx cos 20πt, dengan x dan y dalam meter, t dalam sekon jarak titik simpul ketiga terhadap titik x=0 adalah..
0,50 m
0,75 m
1,00 m
1,25 m
1,50 m
Jawab : b

6. sebuah mobil ambulance membunyikan srinenya dengan frekuensi 960 Hz bergerak dengan kelajuan 20 ms-1 mendekati pengamat yang diam. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 ms-1, maka frekuensi sirine yang didengar pengamat adalah..
940 Hz
960 Hz
980 Hz
1020 Hz
1200 Hz
Jawab : d

7. produksi pelangi oleh proses yang terjadi antara cahaya matahari dan tetes-tetes air hujan disebabkan oleh peristiwa..
a. pantulan daan pembiasan
b. pantulan dan difraksi
c. difraksi dan pembiasan
d. pantulan dan interferensi
e. pantualan dan polarisasi
jawab d

8. sebuah jet menimbulkan bunyi dengan trap intensitas 100 db pada jarak 100 m, maka taraf intensitas bunyi pada jarak 1000 m adalah…
70 dB
75 dB
80 dB
90 dB
100 dB
Jawab : c
9. untuk mengukur jarak sebuah kapal di gunakan radar dengan frekuensi 3.107Hz. dalam 40 µs gelombang di terima kembali oleh pemancar,maka jarak kapal ke pemancar adalah.
6 km
10 km
15 km
40 km
60 km
Jawab : a
10. tiga buah partikel A,B dan C terletak pada suatu garis lurus. Partikel A dan B memiliki perbandingan 2 : 1, sedangkan partikel B dan C memiliki perbandingan 1 ; 2, jarak A B adalah 2 kali jarak BC. Jika partikel A dan B memberikan gaya elektrostatis F1 dan fartikel B dan C memberi gaya elektrostatis F2, maka nilai perbandingan F1 dan F2 adalah….
1 : 2
2 : 1
1 : 4
4 : 1
3 : 2
Jawab : d
11. untuk memindahkan muatan positif yang besarnya 5 Colomb dari suatu titik yang potensialnya 15 volt ke suatu titik lain yang berpotensial 45 volt diperlukan usaha sebeesar..
5 joul
15 joul
45 joul
100 joul
150 joul
Jawab : e

13. kapasitas pengganti dari rangkaian kapasitor di bawah ini adalah..
3 µF
3,5 µF
4 µF
7 µF
14 µF
Jawab : b
14. dua kapasitor masing-masing besarnya 10 µF dan 30 µF disusun seri. Bila ujung AB dihubungkan dengan tegangan 10 Volt, besaarnya energi yang tersimpan pada kapasitor adalah..
7,5 . 10-6 j
7,5 . 10-4 j
3,75 . 10-6j
3,75 . 10-4j
3,75 . 10-2j
Jawab : d

15. besar kuat medan magnet disekitar kawat lurus berarus listrik, bergantung pada..
luas panjang kawat
jenis bahan kawat
panjang kawat
massa kawat persatuan panjang kawat
jarak suatu tempat ke kawat
jawab : e

16. penghantar setengah lingkaran dengan jari-jari a1 dan a2 (a1 = a2), diberi arus sama besar tepi arah berlawanan. Seperti tampak pada gambar, maka besar induksi magnetiknya adalah..

17. dalam solonoida panjang mengalir arus tetap. Besar induksi magnetic di titik pusatnya B. jika solonoida direnggangkan menjadi duakali semula. Maka besar induksi magnetic di titik pusatnya menjadi..
a. 8/2
b. B/2
c. B
d. 2
e. 2B
jawab : b

18. sebuah toronoida dengan jari-jari 20cm di aliri arus sebesar 5A. jika induksi magnetic yang timbul pada sumbu toronoida adalah 1,8x10-4 T, banyak lilitan toronoida adalah…. Lilitan.
18
24
36
62
90
Jawab : c

19. gambar berikut ini merupakan sebuah konduktor PQ yang dialiri listrik I berada dalam medan magnet homogen B. arah gaya lorentz yang bekerja pada penghantar tersebut adalah searah dengan sumbu..
X positif
Y positif
X negative
Y negative
Z positif
Jawab : b

20. di bawah ini merupakan penerapan bahan feromagnetik pada inti elektromagnetik adalah..
a. hard disk
b. disket
c. pita video
d. floppy disk
e. bel listrik
jawab : e

21. GGL induksi yang timbul antara ujung-ujung loop suatu penghantar berbanding lurus dengan laju perubahan fluks magnet yang di lengkapi oleh loop penghantar tersebut dikenal dengan hokum…
A. Faraday
B. Lentz
C. Coulomb
D. Ampere
E. Biot-Sapat
Jawab : a

22. kwat panjang 2 meter bergerak tegak klurus pada medan magnet 7,5 .10-2T dengan kecepatan 10 ms-1. besar ggl induksi pada ujung-ujung kawat adalah..
1,5 volt
3,0 volt
3,75 volt
4 volt
15 volt
Jawab ; a
23. tegangan jarinagn PLN di rumah, diukur dengan menggunakan voltmeter AC, maka nilai yang terukur adalah tegangan..
a. efektif
b. sesaat
c. rata-rata
d. maksimum
e. minimum
jawab : a

24. manfaat adanya arus pusar (arus yang timbul jika suatu logam atau potongan penghantar digerakan menerobos garis-garis gaya magneti) adalah..
a. timbul kalor pada trafo
b. meningkatkan efesiensi trafo
c. rata-rata
d. maksimum
e. minimum
jawab : e

25. sebuah alat ukur AC digunakan untuk mengukur tegangan AC dengan hassil pengukuran 40, jika jumlah sekalanya ada 50 maka nilai hasil pengukuran tersebut adalah…volt
a. 8/2
b. 4
c. 4
d. 8
e. 8
jawab : e

26. sebuah resistor R= 60 Ω di hubungkan seri dengan indicator L+250 mH. Seperti tampak pada gambar, jika kecepatan sudut sumber 320 rad/s. maka impedensi rangkaiaan adalah.
a. 40 Ω
b. 60 Ω
c. 80 Ω
d. 100 Ω
e. 125 Ω
Jawab : d

27. rangkaian seri RC dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik . seperti tampak pada gambaar bila tegangan antara kedua ujung R adalah 30 volt dan tegangan antara kapasitor C 40 volt. Maka besar kuat arus yang mengalir pada rangkaian..
a. 0,5 A
b. 1,0 A
c. 1,5 A
d. 2 A
e. 5 A
Jawab : b

28. rangkaian seri RL memiliki hambaatan R, induktif XL dihubungkan dengan arus bolak-balik v. maka besar daya pada rangkaian adalah..
a. P = Vef . Ief Cos θ
b. P = Vef . Ief Sin θ
c. P = Vef / Ief Cos θ
d. P = Ief2Z
e. P = Ief2 R Cos θ
Jawab : a

29. sebuah resistor R, induktif L, kapasitor C dihubungkan seri dengan arus bolak-balik V, arus yang mengalir adalah I, jika sumbertegangan AC tetap, maka untuk memperbesar arus yang mengalir pada rangkaian dapat dilakukan dengan cara..
a. memperbesar nilai R
b. memperbesar nilai L
c. memperbesar nilai Z
d. memperkecil nilai C
e. memperkecil nilai R dan L
jawab : c

30. syarat terjadinya resonansi pada rangkaian seri RLC, adalah..
a. XL > XC
b. XL = XC
c. XL < XC
d. XL = R
e. XC = R
Jawab : b

31. sebuah gelombang stasioner memenuhi persyaratan Y=0,4 Cos 5πx Sin 10πt, dengan x dan y dalam meter , t dalam sekon tentukan : a. amplitude gelombang stasioner pada x = 20 cm. b. panjang gelombang c. letak simpul ke 5
jawab :
dik :
dit :
jawab :
a. Ap = 0,4 Cos 5πx
= 0,4 Cos 5π0,2π
= 0,4 Cos
= - 0,4 m
b. λ = 2π/k
= 2π/5π
= 0,4 m
c. X5 = makan n=4
X5 = (2n+1) 0,4/4
= 9. 0,1
= 0,9

32. sebuah bola berongga dengan jari-jari 3 cm diberi muatan q = 6 µC (k= 9.109N2C-2). Titik A,B dan C berturut turut 2 cm 3cm dan 6 cm dari pusat bola. Hitung kuat medan listrik dititik A,Bdan C.
dik :
dit :
jaw :
EA = 0
EB = 6.107 NC-1
Ec = 1,5 .10 7 NC-1
**) keterangannya lihat di buku LKS masing-masing..

33. sebuah sumber tegangan AC 220 v, 320 rad/s di hubungkan dengan rangkaian seri RLC, dengan R= 40 Ω,L=0,25 H dan C= 62,5 µF. hitung :
a. impedensi rangkaian
b. arus yang mengalir pada rangkaian
c. daya daalam rangkaian
dik :
dit :
jaw :
a. Z = 50 Ω
ket.. cari harga XL dan XC sebelum penyelesaian.
b. Ief = 4,4 A
c. P = Ief2 R = 4,42. 40 = 774,4 Watt