Senin, 14 Desember 2009

ARTHROPODA

ARTHROPODA
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan Anda dapat:
1) menjelaskan ciri-ciri tubuh Arthropoda,
2) mengelompokkan Arthropoda berdasarkan struktur tubuhnya,
3) menjelaskan perbedaan ciri-ciri tubuh kelas Arachnida, Myriapoda,
Crustaceae dan Insecta,
4) menjelaskan peranan Arthropoda dalam kehidupan manusia.
Setelah Anda mempelajari modul tentang Porifera, Coelentarata,
Platyhelminthes, Nemathelmintes, dan Annelida, maka sekarang marilah
kita pelajari hewan invertebrata lainnya yaitu tentang Arthopoda.
Apakah Arthropoda?
Kata Arthropoda dari bahasa Yunani yaitu Arthros berarti sendi (ruas) dan podos
berarti kaki. Jadi Arthropoda adalah hewan yang mempunyai kaki bersendi-sendi
(beruas-ruas). Hewan ini banyak ditemukan di darat, air tawar, dan laut, serta di
dalam tanah. Hewan ini juga merupakan hewan yang paling banyak jenis atau macam
spesiesnya, lebih kurang 75% dari jumlah keseluruhan spesies hewan di dunia yang
telah diketahui. Baiklah mari kita awali dengan mempelajari ciri-ciri Arthropoda.
A. Ciri-ciri Arthropoda
Ciri-ciri Arthropoda adalah sebagai berikut:
- Tubuh beruas-ruas terdiri atas kepala (caput), dada (toraks) dan perut
(abdomen).
- Bentuk tubuh bilateral simetris, triploblastik, terlindung oleh rangka luar dari
kitin.
- Alat pencernaan sempurna, pada mulut terdapat rahang lateral yang beradaptasi
untuk mengunyah dan mengisap. Anus terdapat di bagian ujung tubuh.
- Sistem peredaran darah terbuka dengan jantung terletak di daerah dorsal
(punggung) rongga tubuh.
- Sistem pernafasan:
Arthropoda yang hidup di air bernafas dengan insang, sedangkan yang hidup
di darat bernafas dengan paru-paru buku atau permukaan kulit dan trakea.
- Sistem saraf berupa tanggal tali. Ganglion otak berhubungan dengan alat
indera.
- Arthropoda memiliki alat indera seperti antena yang berfungsi sebagai alat
peraba, mata tunggal (ocellus) dan mata majemuk (facet), organ pendengaran
6
(pada insecta) dan statocyst (alat keseimbangan) pada Curstacea.
- Alat eksresi berupa coxal atau kelenjar hijau, saluran Malpighi.
- Alat reproduksi, biasanya terpisah. Fertilisasi kebanyakan internal (di dalam
tubuh)
B. Klasifikasi (penggolongan) Arthoproda
Berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya, Arthropoda dikelompokkan menjadi 4 kelas,
yaitu:
1. Kelas Crustacea (golongan udang).
2. Kelas Arachnida (golongan kalajengking dan laba-laba).
3. Kelas Myriapoda (golongan luwing).
4. Kelas Insecta (serangga)
Untuk dapat memahami klasifikasi Arthropoda secara menyeluruh, perhatikan
bagan berikut ini.
BAGAN KLASIFIKASI ARTHROPODA
Terdiri atas 4 kelas
MYRIAPODA INSECTA
CHILOPODA
contoh: Kelabang
DIPLOPODA
contoh: Kaki seribu
ARACHNIDA
ORDO:
1. SCORPIONIDA
contoh: Kalajengking
2. ARACHNOIDEA
contoh: laba-laba
3. ACARINA
contoh: Tungo
CRUSTACEA
ENTO
MOSTRAKA
ORDO:
1. BRANCHIOPODA
contoh: Daphnia pulex
2. OSTRACODA
contoh: Codona suburbana
3. COPEPODA
contoh: Cyclops
4. CIRRIPEDIA
contoh: Sacculina
MALACOSTRAKA
ORDO:
1. ISOPODA
contoh: Oniscus asellus
2. STOMATOPODA
contoh: Squila empusa
3. DECAPODA
contoh: Udang, Kepiting
1 2 3 4

Tidak ada komentar: